GAK PENTING!! – Telaah Selasa 20 Maret 2018

Seringkali kita tanpa sadar mengerjakan hal-hal yang ‘nice to do padahal sebaiknya fokus hanya kepada yang ‘must to do.

Jalur capaian memang harus terukur banget!!! Berbeda jika kita melakukan kebaikan-kebaikan di jalur hidayah. Menolong orang dan memberi uang kepada orang lain adalah berbisnis denganNya. Hitung-hitungannya berbeda.

Bisa jadi anda over training di saat seharusnya sudah mempraktekkan mulai dari yang bisa. Buat apa mengadakan festival kalau infrastruktur tindak-lanjutnya masih kacau. Buat apa buka pasar online jika value produknya belum rapi. Terlalu mahal bermain marketing sementara sales untuk cash flow saja masih seret. Buat apa pencitraan jika tidak membangun positioning pasar. Itulah semua yang disebut ‘nice to do’.

Fokuslah pada ‘must to do’ yang jika dilakukan berpengaruh secara langsung terhadap bisnis. Terutama perhatikan genetika bisnisnya.

Bisnis jualan ya harus jualan. Berarti carilah penjual yang baik masuk dalam tim. Terutama jika jenis produknya perlu edukasi.

Jika harus membangun SDM, jangan sebentar-sebentar investasi training, padahal yang diperlukan cukup briefing rutin.

Melakukan sesuatu memang penting. Daripada diam malas tidak berbuat apa-apa dan hanya mengeluh. Apalagi bawa-bawa Tuhan sedang tidak sayang dirinya. Namun lakukanlah segala sesuatunya terukur.

Jangan kalap!!

Karena terlalu banyak orang sibuk for nothing, ambisi for nothing, kreatif for nothing, pencitraan for nothing, dan beredar for nothing ■200318

Farid Poniman
Penemu STIFIn

=====

Note from Esa:

Hal ini pun berlaku untuk kehidupan pribadi dan keluarga. Agar sibuk kita bermakna. Kenali diri dan anggota keluarga, kenali budaya keluarga yang terbentuk dari kombinasi pasangan suami istri dan fokuslah pada hal-hal yang must to do di keluarga kita. Agar setiap anggota keluarga menjadi sibuk produktif.

stifincimahi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *