Metamorfosis Diri – Telaah 17 Maret 2018

Seorang tukang becak mengayuh lebih rajin menabung lebih banyak dapat membeli motor. Dengan cara yang sama kemudian membeli mobil, lalu membeli bus, terus membeli helikopter, dan kemudian berbisnis pesawat. Metamorfosis ini sangat bisa dilakukan sepanjang dimulai dari metamorfosis mindset-nya.

Mulai dari berdagang copy-an materi kuliah, membuka lembaga multi-finance, berani buka bank, punya industri tv, merambah ke semua industri life-style, menguasai industri portal komunikasi, dan masuk ke industri ritel papan atas adalah metamorfosis CT. Sebuah perjalanan metamorfosis dahsyat yang tidak akan berhenti, sepanjang mindset-nya tidak berhenti. Masih mungkin untuk menjadi RI-1.

Tidak semua metamorfosis berhasil karena memang mindset-nya berhenti disitu. Kuliah tinggi-tinggi namun berhenti sebagai dosen (plus kebanggaan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa), atau pegawai (plus kebahagiaan sebagai pengabdi negara), atau menjadi pasukan/alat negara lengkap dengan tanda jasa yang didapat. Mindset-nya memang tidak didisain untuk bermetamorfosis. Karena dengan era keterbukaan pintu demokrasi, mereka layak semua untuk menjadi negarawan mulai dari terpilih sebagai bupati, ke gubernur, hingga ke RI-1.

Sudah menggejala di era millennial ini diploma IT enggan menjadi pegawai dan memilih membuat program-program aplikasi kemudian dijualnya. Lebih mudah mendapat uang daripada sekedar gaji bulanan. Sembari berharap secara bertahap melompat untuk menjadi Jeff Bezoz, Bill Gates, Mark Zuckenberg, Jack Ma dan triliuner-triliuner baru via platform-platform super. Penguasa dunia baru.

Namun masih banyak lagi yang terhalang metamorfosisnya karena memang hanya ber-mindset ‘tukang’. Bisa saja ia menjadi trainer yang terpopuler, lawyer termahal, dokter terhebat, programer jenius namun mereka tidak mampu bermetamorfosis menjadi pebisnis. Genetikanya memang genetika ‘tukang’ bukan genetika ‘bos’. Terukur dengan mindset yang nyalinya sebatas ‘tukang’ ■ 170318

Farid Poniman
Penemu STIFIn

=====

Telaah ini menjadi sebuah reminder bahwa, tak masalah menjadi dosen, pegawai dsb, tapi harus ada mindset yang lebih tinggi lagi. Bukan “sekadar”. Karena dengan melakukan metamorfosis mindset, diri dan kebermanfaatan kita akan melesat melebihi sebelumnya 😍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *