Ruang Keluarga – Telaah 18 Maret 2018

Kesempatan bercengkrama seluruh anggota keluarga dalam suasana kekeluargaan di ruang keluarga sudah mulai hilang. Ditukar dengan tugas-tugas tambahan anak-anak, kerja lembur bapak, tugas kerumah-tanggaan ibu, atau kesibukan-kesibukan lainnya. Hal yang lebih pasti adalah kehadiran gadget yang merusak suasana kekeluargaan.

Padahal setelah kewajiban berjamaah di masjid, juga perlu diwajibkan kepada semua anggota keluarga untuk hadir pada jamaah keluarga. Ruang keluarga tersebut dimana keluarga bercengkrama itu ibarat ‘ka’bah’ nya keluarga, yang menjadi sentra kehidupan ruhiah keluarga.

Apa dampak kehilangan ruang keluarga tersebut? Hilangnya harmoni, terpolarisasi visi bersama, kekeringan hubungan batin, kehampaan kasih sayang, lunturnya motivasi kebersamaan bahkan motivasi pribadi, hilangnya sinergi, gagal menghayati emosi terdalam, dan/atau tergerusnya suasana alfa di tengah keluarga. Artinya banyak sekali korbanan yang terbuang jika ruang keluarga tidak berfungsi.

Mari hadirkan kembali ruang keluarga. Perdalam hubungan batin segilima genetika keluarga. Nikmati indahnya keluarga samara ■ 180318

Farid Poniman
Penemu STIFIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *